0821-1717-3030

utamapkbm@gmail.com

Mon - Fri: 07:00 - 15:30

PKBM Utama Paket C

Struktur Kurikulum

Struktur Kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran.Kedalaman muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar. Kompetensi yang dimaksud terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dikembangkan berdasarkan standar isi dan standar kompetensi lulusan. Muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri merupakan bagian integral dari struktur kurikulum Paket C. Struktur Kurikulum Paket C meliputi subtansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tiga ( 3 ) tahun mulai kelas X sampai kelas XII dan terdiri atas sejumlah mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan diri.

Metode Pembelajaran

Dengan tetap memperhatikan aspek psikologi dan sosial kelompok masyarakat yang berbeda-beda, dan berdasarkan pendekatan –pendekatan tersebut di atas secara garis besar proses pembelajaran dilakukan melalui beberapa metode berikut:
  1. Metode Kooperatif; menggalakan peserta didik yang mempunyai berbagai kebolehan berinteraksi dan bekerja sama untuk menguasai sesuatu konsep atau kerampilan bukan saja  untuk  diri  sendiri  tetapi  juga  untuk  rekan-rekan  yang  lain,  serta  memotivasi semua peserta didik
  2. Metode Interaktif ; suatu kaidah yang melibatkan interaksi antara tutor dan peserta didik , atau peserta didik dengan lingkungannya
  3. Metode Eksperimen; proses pembelajaran dengan menjalankan kajian atau penyiasatan tentang suatu fenomena yang berlaku dalam alam sekitar .
  4. Tutorial ; tenaga   kependidikan   menerangkan   elajaran   secara   interaktif
  5. Membuka peluang kepada peserta didik untuk bertanya.
  6. Diskusi ; tenaga kependidikan menugaskan peserta didik untuk mendiskusikan, isu tertentu yang berkaitan dengan tema pelajaran dan dalam waktu yang sama tenaga kependidikan membimbing dan memberikan kata putus.
  7. Penugasan ; tenaga kependidikan memberikan tugas kepada peserta didik, baik secara individual maupun kelompok , tugas –tugas berkaitan dengan pelajaran
  8. Praktek ; tenaga kependidikan menerangkan dan  memberikan contoh tentang cara-cara membuat keterampilan tertentu kemudian diikuti dan diterapkan peserta didik.
  9. Belajar mandiri ; proses belajar di luar jam pelajaran formal di mana peserta didik mempelajari pelajaran atau mempraktekan suatu keterampilan dengan bantuan kawan ataupun orang lain 
  10. Demonstrasi; proses belajar dengan mengunakan peragaan
  11. Observasi; proses belajar dengan memperhatikan dan menganalisa objek pembelajaran k.  Simulasi;proses belajar dengan bermain peran atau menggunakan alat peraga /bukan alat sesungguhnya
  12. Studi kasus; proses belajar untuk mengembangkan kemampuan memecahkan masalah.
Selain mengunakan metode-metode di atas, untuk sasaran yang beragam diperlukan juga beberapa metode yang lebih sesuai yang lebih realistik (berdasarkan pengalaman di lapangan) , kemitraan , interaktif , eksploratif  (terhadap potensi) , pemberian sangsi, dan metode-metode lain yang dapat memberikan suasana kondusif secara psikologis , dan yang dapat memberi motivasi